Tuesday, June 20, 2017

Mengenal Sosok Tedi Hilmawan, Calon Ketua Umum PC PMII Metro



Namanya Tedi Hilmawan, lahir di Desa Cempaka Nuban Lampung Timur pada 05 September 1993. Merupakan anak pertama dari 2 bersaudara, buah dari pasangan Slamet dan Supinah. Tedi adalah sapaan akrabnya. Terlahir dari keluaraga yang sederhana, membuatnya memiliki sifat kemandirian yang tinggi. Ayahnya berprofesi sebagai Penjahit sekaligus petani, kemudian sang ibu berprofesi sebagai guru honorer PAUD Kasih Bunda di Desanya. Suci Anjarwati adalah nama adiknya yang kini akan masuk jenjang pendidikan menengah atas (SMA). Sejak kecil, orangtuanya selalu menanamkan sifat jujur dan baik kepada sesamanya.

Umur 6 tahun ia memulai masa pendidikanya di SD Negeri 1 Cempaka Nuban. Dikenal sebagai anak yang rajin dan pintar, membuatnya banyak dikenal oleh teman-temanya. Dari kelas 3-6 SD selalu mendapat peringkat 1 dikelasnya, bahkan menginjak di menengah pertama prestasinya pun tetap masih bertahan dimana dari kelas 1-3 MTs ia selau meraih juara kelas. Menjuarai lomba LCT, Pidato pada tingkat Kecamatan sudah sering dimenangkanya di masa SD. Madrasah Tsanawiyah Sabilull Muttaqien merupakan pilihan jenjang pendidikanya setelah tamat dari SD. Kemudian setelah lulus melanjutkan di MA Ma’arif 09 Kota Gajah.



Setamatnya dari bangku SMA, tak langsung ia melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Diakuinya pergaulan remaja yang gemar nongkrong, begadang memberi efek negatif terhadap motivasi diri sehingga membuatnya tak memiliki keinginan untuk kuliah. Namun semuanya berubah ketika ia masuk ke pondok pesantren Darul Ulya Kota Metro. Ia mengaku pada masa ngaji itulah dirinya mengalami banyak perubahan.
 
Pada tahun 2012 lelaki penyuka warna biru tersebut kembali melanjutkan studinya di STAIN Jurai Siwo Metro mengambil jurusan Tarbiyah Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Kurangnya pengalaman organisasi dimasa SMA, membuatnya semangat untuk berorganisasi dimasa kuliah. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi yang dipilihnya sejak duduk di semester 1. Semasa kuliah,  pernah magang di DPR RI mewakili Lampung dalam program Akademi Pelopor Kebangsaan. Adapun selama bergerak mencari pengalaman berorganisasi, banyak kegiatan diskusi yang dilakoninya, diantaranya:

  1. Diskusi tema “Membedah Jaringan Terorisme di Indonesia” dengan Ridlwan Habib (Pengamat Terorisme Universitas Indonesia) 
  2. Diskusi “Kajian Strategic Intelligence” dengan Diyauddin (Pengamat dan peneliti kajian Strategic Intelligence UI)
  3. Diskusi “ Membedah Ideologi-Ideologi Dunia” dengan Nur Sayyid Santoso Kristeva (penulis buku “Negara Marxis dan Revolusi Proletariat”)
  4. Diskusi Keislaman dan Keindonesiaan “Islam Nusantara” dengan Ahmad Baso (penulis buku “Agama NU Untuk NKRI”) 
  5. Diskusi “Sejarah Islam Nusantara dan Wali Songo” dengan Kyai Agus Sunyoto (penulis buku Atlas Wali Songo) 
  6. Diskusi “Analisis Kebijakan Anggaran” dengan Uchok Sky Khadafi (Directur Budget Analysis) 
  7. Diskusi “Islam dan Gender” dengan AI Rahma (Ketua Kopri PB PMII 2015-2016)
  8. Diskusi “Islam Studys” dengan Teddy Kholiludin (Doktor dengan spesivikasi keilmuan Civil Religion)
  9. Diskusi “Sistem UU di Indonesisa” dengan Wulan Sari (Kandidat Doktor Hukum Muda Universitas Jaya Baya)
  10. Diskusi “Analisis Anggaran” Juwiarto (Tenaga Ahli DPD RI)

Dan beberapa diskusi atau obrolan kecil dengan tema-tema yang lain. Aktif kuliah dan organisasi membuatnya menjadi orang yang ulet dan penuh tanggung jawab. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya prestasi sebagai Wisudawan Terbaik Pertama kampus IAIN Metro yang sebelumnya STAIN Jurai Siwo Metro pada Maret 2017 lalu.

Dari hobinya itu ia bersama dengan sahabat-sahabatnya mendirikan sebuah media online bernama Simaknews.com. menurutnya, sekecil apapun karya itu lebih baik, ketimbang tidak memiliki karya sama sekali. Ia memiliki motto “Semakin Sulit Melakukan Sesuatu, Maka Semakin Besar Hasil Yang di Dapat”.




EmoticonEmoticon