Oleh : Bayu Sugara (Ketua Rayon 2016-2017)
Di salah Satu Kampus metro yaitu STAIN Jurai Siwo Metro saya Mengikuti Organisasi PMII yang merupakan sebuah wadah dimana diorganisasi tersebut menampung mahasiswa islam yang mempunyai minat bakat,potensi berlandaskan Islam Ahlussunnah waljamaah.
Ketika pertama saya masuk PMII waktu semester satu, karena diajak oleh salah satu teman yang bernama agus ya saya ngikut ngikut aja dong entah enggak tau hasilnya apa yang di dapatkan di PMII. Kala itu saya bersama 4 sahabat yaitu Agus musodiq Sebagai Koordinatornya Slamet riyadi, M. Iman Saridin dan Irfan dengan uang pendaftaran dihutangi oleh Ketua Rayon Yaitu Sahabat Tedi Hilmawan. Tetapi hendak mengikuti mapaba di balai desa 22 Hadimulyo Komplek Lapangan yang tetap konsisten dengan janjinya adalah saya sendiri, Iman, Slamet Riyadi dan Irfan. Dengan demikian saya bersama teman teman yang lain sangat kecewa kepada agus yangmana dia yang mendeklarasikan untuk mengikuti organisasi tersebut malahan dia sendiri yang tidak mengikutinya. Dengan berjalannya waktu saya jarang mengikuti agenda seperti fullup dan kegiatan lainnya dikarenakan setiap minggu saya pulang kampung hehe...
Selanjutnya hendak Konfercab( Konferensi Cabang) PMII Kota Metro yang merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat Cabang. Saya mengikuti prosesnya dengan menganalisa sedikit. Kala itu Ketua Cabang Kota Metro Sahabat Samsudin Tohir yang akan didimisioner. Bahwasanya forum tersebut sangat diwaspadai penculikan Peserta Penuh(ketua Komisariat dan ketua Rayon) dan peserta peninjau(BPH Komisariat dan BPH Rayon). Pada Konfercab tersebut terdapat dua Sidang yaitu Sidang Pleno dan sidang Komisi, terdapat dua Calon yaitu Sahabat Mudasir Na’im dan Sahabat Gangsar Gumelar (Presiden Mahasiswa STAIN). Forum tersebut berjalan dengan ricuh antara kedua belah pihak dan memutuskan Sahabat Na’im terpilih sebagai Ketua Cabang periode 2016/2017. Disitu saya menganalisa kembali bahwa menjadi ketua cabang itu tidak mudah, harus banyak-banyak ilmu,pengetahuan dll.
Ketika diadakannya RTK(Rapat Tahunan Komisariat) Jurai Siwo Metro merupakan forum musyawarah tertinggi ditingkat Komisariat disitu pula saya mencari pengalaman tentang apa yang akan dibahas pada forum tersebut. Tidak jauh dengan Konfercab sangat diwaspadai adanya penculikan peserta penuh dan peserta peninjau pada Rapat Tahunan Komisariat dan terdapat dua sidang yaitu Sidang Pleno dan sidang Komisi. Pada RTK tersebut adanya dua Calon yang direkomendasikan oleh Pengurus Rayon asal yaitu Sahabat Tedi Hilmawan dan Sahabat Chaisar Masrul. Forum tersebut berlangsung ricuh dikarenakan Rayon Pendidikan Bahasa Arab Surat keputusannya belum turun padahal sudah tau bahwa sudah diinfokan oleh Pengurus Komisariat sebelumnya untuk Mengambil SK tersebut, tetapi saat itu juga SK dari rayon PBA entah kemana. Pada akhirnya hasil tersebut memutuskan Sahabat Chaisar Masrul menjadi Ketua Komisariat Jurai Siwo Metro Periode 2016/2017.
Pada tanggal 10 januari 2016 diadakannnya RTAR(Rapat Tahunan Anggota Rayon) Rayon PGMI lokasi di Koramil Kota Metro berdekatan dengan PB Swalayan kota metro. Dalam Forum tersebut terdapat dua Sidang yaitu sidang pleno terdiri atas sidang tata tertib RTAR I, Laporan Pertanggung Jawaban dan sidang komisi terdiri atas sidang tata tertib pemilihan ketua rayon dan sidang pemilihan ketua rayon. RTAR sama halnya dengan RTK maupun Konfercab bedanya Cuma RTAR masih ruang lingkup Rayon, RTK ruang lingkup Komisariat dan Konfercab ruang lingkup Cabang. Pada forum tersebut sekitar 34 warga dan kader rayon PGMI. Terdapat sembilan Bakal Calon ketua rayon PGMI yaitu Novian Shinta Kurnia dengan dua belas suara, Anisa Riski dengan dua suara, Arini Kartika enam suara, Siti Isnaini, Rohfinatun, Andini, Miftakhul, M. Iman Saridin mendapatkan satu suara dan saya sendiri mendapatkan tujuh suara. Pada tahap selanjutnya yang maju menjadi calon ketua Rayon adalah saya, Anisa riski, Novian Shinta Kurnia, dan Arini Kartika. Disini saya dan ketiga sahabat tadi bersedia untuk menjadi ketua Rayon PGMI dan kelima lainnya menyatakan diri karena tidak bersedia untuk menjadi seorang pemimpin. Selanjutnya, dilakukan kembali pemilihan suara Novian mendapatkan 10 suara, Arini kartika 8 suara, Anisa 0 suara, dan saya sendiri mendapatkan 16 suara.
Pada akhirnya saya yang terpilih menjadi Ketua Rayon PGMI Periode 2016/2017. Sebenarnya saya Pribadi menyadari bahwa dalam segi ilmu, pengetahuan, potensi dan spiritualnya saya sadari masih sangat-sangat kurang untuk menjadi seorang pemimpin. Dengan demikian Saya berterima kasih karena sudah diembankan untuk menjadi Ketua Rayon PGMI dan Atas Amanah yang sahabat-sahabat berikan kepada saya semoga mendapatkan prosesnya dan dapat menjalankan dengan Baik dan Amanah. Amiin.. amiin.. amiin Ya rabbal ‘alamin. Di PMII itu jangan mengharapkan Harta, Tahta, Wanita karena di balik itu semua terdapat ilmu yang bermanfaat.
#Salampergerakan

EmoticonEmoticon