Monday, October 10, 2016

Perjuangan Diplomasi untuk Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

Oleh: Khoirul Anwar (Kader)

Pada masa Diplomasi kemerdekaan indonesia usaha untuk meredam kemerdekaan indonesia dengan jalan kekerasan mengalami sebuah kegagalan kemudian negara Belanda mendapatkan kecaman dari negara internasional.

Kemudian Belanda dan Indonesia mengadakan beberapa pertemuan untuk menyesesaikan permasalahan ini dengan cara diplomasi lewat perundingan linggar jatti dan perjanjian renville, pada tahun 1949 dewan keamanan perserikatan bangsa-bangsa telah meloloskan resolusi yang telah mengecam serangan militer Belanda terhadap tentara republik Indonesia dan mereka untuk menuntut dipluitkannya pemerintah direpublik. 

Diserukan pula kelanjutan perundingan untuk menemukan penyelesaian damai antara kedua belah pihak, menyusul perjanjian Roem-Royen pada 6 juli secara efektive yang telah ditetapkan resolusi dewan keamanan kemudian M.ROEM mengatakan bahwa republik di Indonesia yang para pemimpinya yang masih diasingkan dinegara bangkok bersedia ikut serta dalam konferensi meja bundar untuk mempercepat penyerahan kedaulatan.

Pemerintah di Indonesia yang telah diasingkan selama 6 bulan kemudian kembali di ibu kota sementara di yogyakarta 6 juli tahun 1949 demi memastikan kesaman persamanan antara delegasi republik dan federal, para partisipan bersetuju mengenai prinsip dan kerangka dasar mengenai konstitusi ini menyusun diskusi pendahuluan yang telah di seponsori komisi PBB untuk Indonesia di yogyakarta.

Perjajian ini telah mendapat persetujuan dari kedua belah pihak tetapi pada perjanjian renville Belanda hanya mau mengakui Jawa tengah, Yogyakarta, dan Sumatera sebagai wilayah Republik Indonesia kemudian disetujuinya sebuah garis demokrasi yang memisahkan wilayah Indonesia dan daerah penduduk Belanda bahkan TNI harus ditarik mundur dari daerah-daerah kantongnya di wilayah penduduk di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Kemudian diadakanlah sebuah perjanjian roem-roye merupakan sebuah perjanjian antara Indonesia dan Belanda membahasa permasalahan kemerdekaan di indonesia perjanjian ini sangat rumit hingga mendatangkan Moh. Hatta untuk mempertegas perjajian.

Pada perundingan meja benudar telah menghasilkan beberapa dokumen diantaranya piagam kedaulatan, kesepakatan ekonomi serta kesepakatan terkait urusan sosial dan militer mereka juga menyepakati penarikan mundur tentara Belanda dalam waktu sesingkat-singkatnya serta Republik Indonesia serikat memberikan status negara yang paling disukai negara Belanda selain itu tidak akan pernah ada deskriminasi warga negara dan perusahaan Belanda serta Republik bersedia akan mengambil alih kesepakatan datang yang sebelumya telah dirundingkan Hindia Belanda.

Akan tetapi terjadi perdebatan hutang antara pemerintah kolonial Belanda dan status Papua Barat, dari semua itu Indonesia dan Belanda akan mendaptkan kemerdekan demi mensejahterakan Bangsa dan akan mencerdaskan generasi muda yang tangguh dan berani dalam menghadapi permasalah yang ada dan akan bebas dari persengketaan dalam hati yang telah terjadi.


EmoticonEmoticon